Jumat, 22 Oktober 2010

Beberapa METODE PENYELESAIAN COLLISION PADA ORGANISASI BERKAS HASHING

Beberapa METODE PENYELESAIAN COLLISION PADA ORGANISASI BERKAS HASHING
oleh: edhy_sst
Pengarang: Edhy Sutanta; S.T.; M.Kom.

* Summary rating: 3 stars (5 Tinjauan)
* Kunjungan : 411
* kata:300
*

More About : organisasi file hash

Hashing merupakan metode pengaksesan data yang dilakukan dengan cara
memetakan/mengkonversikan himpunan kunci record menjadi himpunan alamat memori
(posisi subscript dalam larik), sehingga range address menjadi kecil. Fungsi untuk
mengkoversikan nilai kunci aktual menjadi lokasi alamat disebut fungsi hash, sedangkan
metode pencarian yang memanfaatkan fungsi hash disebut sebagai hashing atau hash
addressing. Tujuan utama fungsi hash adalah agar dua buah nilai kunci (=r) mempunyai
nilai hash yang berbeda. Jika tidak, maka akan terjadi collision/mash clash. Fungsi hash
yang sering digunakan antara lain adalah metode K MOD N, K MOD P, midsquaring,
penjumlahan digit, multiplication, trunction, folding, konversi Radix, polynomial hashing,
serta alphabetic keys.
Dalam implementasinya, kenyataan menunjukkan bahwa setiap fungsi hash tidak bisa
terlepas dari collision, yaitu terjadinya tabrakan dalam penempatan dataInilai kunci pada suatu
alamatInomor indeks tabel yang sama. Fungsi hash yang memberikan kemungkinan semakin
kecil terjadinya collision berarti fungsi hash tersebut semakin baik. Cara untuk meminimalkan
terjadinya collision adalah mengganti fungsi hash atau mengganti metode hashing yang
digunakan.
Makalah ini membahas tentang beberapa metode untuk penyelesaian masalah
collision pada organisasi berkas hashing, juga mengenai kelebihan dan kelemahan pada
masing-masing metode.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WELOCOME TO BLOG


Click here for Myspace Layouts